TATA CARA MENDIDIK ANAK DENGAN BAIK
Abdullah bin umar Radiyallahu'anhum berkata,
" Ajarkan adab yang baik kepada anakmu, Sesungguhnya kamu adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas anakmu. Adab apa saja yang sudah ajarkan kepadanya ? Ilmu apa saja yang telah kamu ajarkan kepadanya ?Sungguh, anakmu nanti akan memikul tanggung jawab untuk berbakti dan taat kepadamu". (HR. Al-Baihaqi dalam Syu'bal Iman no. 4691).
Kenapa anak bisa nakal ?
Ada lima kenakalan pada anak yang bisa jadi bahan intropeksi orang tua :
1. Orang tua yang jauh dari agama, sehingga enggan memperhatikan pendidikan agama anak.
2. Berada di lingkungan yang rusak dan jelek.
3. Perlakuan jelek dari orang tua.
4. Orang tua yang sering bentrok dan cekcok.
5. Karena tontonan film kekerasan.
Begitulah mengapa anak bisa nakal dan agar terhindar dari perilaku buruk anak orang tua harus mencontohkan dan mengajari perilaku anak dengan baik di kehidupan sehari-hari agar anak juga mengikuti perilaku baik orangtuannya.
1. Menyapa dan memberi salam
2. Kata TOLONG, ketika meminta bantuan orang lain
3. Ucapan TERIMA KASIH, ketika menerima sesuatu
5. MENATAP MATA lawan bicara, ketika berbicara
6. TIDAK MENYELA pembicaraan orang lain
7. Mau BERBAGI dan bersabar menunggu giliran
8. Menjaga ETIKA saat makan
9. Menepati JANJI dan waktu
10. Meminta IZIN sebelum menggunakan barang orang
11. BERTANGGUNG JAWAB atas perbuatan apapun yang dibuat
Jika ingin berbicara kepada anak gunakanlah bahasa postif kepada anak misalkan :
DARIPADA INI lebih baik KATAKAN INI
❎ Jangan lari-lari !
✅ Jalan pelan-pelan aja, Yuk !
❎ Awas, jangan pegang itu !
✅ Ayo, masukkan tanganmu ke dalam saku !
❎ Berhenti teriak-teriak
✅ Bicara pakai suara yang kecil saja ya, nak !
❎ Stop! Malu-maluin Bunda aja !
✅ Yuk, cerita sama Bunda ditempat yang lebih sepi
❎ Jangan cengeng deh !
✅ Coba kamu kasih tahu Bunda kenapa kamu menangis
❎ Nggak boleh rebut mainan temanmu !
✅ Bilang pinjam dengan cara yang baik sama temanmu
❎ Jangan ngomong kayak begitu !
✅ Pakai bahasa yang lebih sopan saja ya
❎ Jangan ganggu Ayah ! Ayah lagi kerja.
✅ Tunggu sebentar sampai Ayah menyelesaikan ini ya, sayang !
Alternatif kata "JANGAN"
Menurut para ahli kata "JANGAN" dapat membuat anak ragu untuk melangkah. Jadi apa sebaiknya yang harus kita ucapkan kepada anak. Berikut ini beberapa kata alternatifnya.
kata JANGAN dan TANPA kata JANGAN
✖ Jangan berebut !
☑ Mainnya gantian, ya !
✖ Jangan berteriak !
☑ Ibu dapat mendengarmu, sayang. Coba kecilkan suaramu.
✖ Jangang memukul teman !
☑ sayangi temanmu.
✖ Jangan lari-lari dalam rumah !
☑ Kalo ingin berlari, kita main diluar saja
✖ Jangan buang sampah sembarangan !
☑ Sampahnya masukan ke tempatnya, ya.
✖ Jangan berkelahi !
☑ Ayo, main sama-sama !
✖ Jangan melawan ibu !
☑ Coba dengarkan perkataan ibu.
✖ Jangan berantakin mainan !
☑ Usai main, Kembalikan mainan ketempatnya, ya.
✖ Jangan rusak mainan !
☑ Ingat film Toys ? Nah, ayo gunakan mainannya dengan benar
✖ Jangan malas !
☑ Coba lebih rajin lagi.
✖ Jangan loncat-loncat di sofa !
☑ Sofa untuk duduk, sayang, meloncatnya diluar saja, ya.
✖ Jangan melempar mainan !
☑ Ayo, main dengan benar.
✖ Jangan main jauh-jauh !
☑ Main didekat rumah saja, ya.
✖ Jangan dekat-dekat api !
☑ Menjauhlah dari api.
✖ Jangan coret-coret dinding !
☑ Menggambar diatas kertas aja, ya.
✖ Jangan cemberut !
☑ Ayo, senyum.
✖ Jangan ngambek !
☑ Coba katakan dengan jelas apa yang adik mau.
✖ Jangan lambat !
☑ Ayo bergegas, nanti adik terlambat
✖ Jangan diinjak tanamannya !
☑ Lewat sini saja.
Bahasa yang positif diatas hanya contoh saja. Orangtua dirumah juga bisa lebih kreatif untuk mengajarkan anak dengen menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Barokallahu fiik..
Semoga Bermanfaat dan silahkan dishare jika bermanfaat.
Comments
Post a Comment