Skip to main content

NASIHAT LEGENDARIS IMAM AHMAD RAHIMAHULLAH

                     NASIHAT LEGENDARIS


(Kisah mengharukan antara Imam Besar Ahlussunnah AHMAD BIN HANBAL dengan Seorang Penjahat Besar ABUL HAITSAM Rahimahumallah).

Abdullah bin Ahmad bin Hanbal rahimahumallah berkata :
"Seringkali dahulu aku mendengar ayahku (al-Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah) berkata :
'Ya Allah, ampunilah Abul Haitsam
Ya Allah, rahmati Abul Haitsam.'

Maka aku bertanya padanya : "Wahai ayahanda, siapakah Abul Haitsam ?"
Beliau menjawab : 'Seseorang dari kalangan Arab (Badui) yang wajahnya sama sekali tak pernah kulihat.
Suatu malam ketika aku selesai dicambuk dahulu (karena fitnah al-Qur'an makhluk-pent), mereka (penguasa) menahanku di penjara bawah tanah yang gelap. Lalu seseorang mencolekku dan bertanya : "Apakah engkau Ahmad bin Hanbal ?"
Al-Imam Ahmad : 'Benar.'
Dia berkata : "Apakah engkau mengenalku?"
Al-Imam Ahmad : 'Tidak.'
Dia berkata kembali : "Aku adalah Abul Haitsam, sang perampok, peminum khamr, dan tukang begal. Tertulis dalam catatan Amirul Mukminin bahwasanya aku telah dicambuk sebanyak 18 ribu kali cambukan yang bermacam macam.
Dan sungguh aku telah MAMPU BERSABAR menanggung semua (siksaan) ini di atas JALAN SETAN. Maka bersabarlah engkau wahai Ahmad, (karena engkau disiksa) di JALAN ALLAH!"

Maka ketika mereka mengikatku dan memulai cambukannya, setiap kali cambuk mendarat di punggungku, aku teringat ucapan Abul Haitsam dan aku berkata dalam hati :
'Bersabarlah, engkau di jalan Allah wahai Ahmad!'
.
[Sumber : Manaqib al-Imam Ahmad bin Hanbal hal 450.
(Diedit oleh Al-Akh Abu Umar Andri Maadsa)]

Semoga Bermanfaat ! Baarakallahufiykum.

Salah satu Kisah luar biasa mengharukan, nasihat berharga dari Seorang Penjahat Abul Haitsam rahimahullah menjadi sebab Imam Ahmad rahimahullah mampu bersabar di atas Sunnah. Maka jangan pernah kita meremehkan orang lain walaupun orang tersebut terjatuh kedalam kemaksiatan.
.
.
.
Regrann from 🔁manhajsalafaqidahsalaf

Comments

Popular posts from this blog

TATA CARA SHALAT HAJAT LENGKAP, DARI NIAT DAN DOANYA YANG MUSTAJAB

TATA CARA SHALAT HAJAT LENGKAP, DARI NIAT DAN DOANYA YANG MUSTAJAB Maksud dari hajat adalah berkeinginan  dan jika kita berkeinginan mempunyai hajat kepada Allah maka shalat hajatlah. "Sesiapa yang mempunyai hajat kepada Allah Shubhanahu wata'ala atau kepada seorang manusia, maka hendaklah ia berwudhu dengan sebaik-baiknya kemudian dia Shalat dua raka'at." (HR. At-Tirmidzi). Sebagaimana Rasulullah Shollallahu ‘alayhi wasallam mengajarkan untuk meminta hajat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala : لِيَسْاَلْ أَحَدُكُمْ رَبَّهُ حَجَتَهُ حَتَّى يَسْاَلَهُ الْمِلْحَ وَحَتَّى يَسْاَلَهُ شِسْعَ نَعْلِهِ إِذَاانْقَطَعَ “Hendaklah salah seorang dari kalian senantiasa meminta kebutuhannya kepada Allah, sampai pun ketika meminta garam, sampai pun meminta tali sendalnya ketika putus.”  (HR. Tirmdzi; Hasan). Shalat Sunnah Hajat dilakukan ketika (siang/malam) kecuali waktu yang dilarang melakukan shalat sunnah seperti selepas shalat subuh, ketika matahari naik, selepas shalat ashar...

DZIKIR SAYYIDUL ISTIGHFAR

"DZIKIR SAYYIDUL ISTIGHFAR"   Dari Syaddad bin Aus Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , “Sesungguhnya Istighfâr yang paling baik adalah seseorang hamba mengucapkan : ALLAHUMMA ANTA RABBII LÂ ILÂHA ILLÂ ANTA KHALAQTANII WA ANA ‘ABDUKA WA ANA ‘ALA ‘AHDIKA WA WA’DIKA MASTATHA’TU A’ÛDZU BIKA MIN SYARRI MÂ SHANA’TU ABÛ`U LAKA BINI’MATIKA ‘ALAYYA WA ABÛ`U BIDZANBII FAGHFIRLÎ FA INNAHU LÂ YAGHFIRU ADZ DZUNÛBA ILLÂ ANTA Artinya : "Ya Allâh, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau). (Beliau bersabda) "Barangsiapa mengucapkannya di waktu siang dengan penuh keyakinan lalu ...

DOA KETIKA SAKIT

DOA KETIKA SAKIT بِسْمِ اللَّهِ (3×) أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ (7×) . "Bismillaah (3x). A'uudzu billaahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadzir (7x)." (Dengan nama Allah (3x). Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaanNya, dari kejahatan sesuatu yang aku jumpai dan aku khawatirkan (7x)). (HR. Muslim 4/1728, Abu Daud, Malik, dll) Doa ini dibaca ketika ada salah satu bagian tubuh kita yang sakit. Caranya: letakkan tangan kita di bagian tubuh yang sakit, pijat pelan-pelan, sambil membaca: (doa di atas). Adapun doa di atas berasal dari hadits: Dari Utsman bin Abil 'Ash radhiyallahu 'anhu, bahwa beliau mengadu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam karena rasa sakit yang ada di badannya. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memberi nasihat kepadanya: "Letakkan tanganmu di bagian tubuh yang sakit, dan ucapkanlah: (doa di atas)." . Wallahu a'lam . •┈┈┈◎❅❀❦🌸❦❀❅◎┈┈┈• . Pegang erat sun...