Kisah Singkat Ahli Sujud
Cita-cita insan yang lemah ini di kefanaan dunia adalah istiqamah; hingga ia mengkhatamkan nafasnya di atas agama Allah, ketaatan dan iman.
Sangatlah beruntung insan yang di masa ihtidhar (hadirnya jemputan kematian), merasa khawatir akan dosa-dosanya dan meninggi harapannya kepada Allah.
Itu cerminan hariannya selama ini.
Tidak lupa pagi petang untuk mengingat Allah.
Setiap keluar dari masjid selepas shalat berjama'ah, ia rindu shalat berikutnya.
Setiap ia menatap apapun makhluk, ia mengingat Khaliqnya.
Setiap ia bahagia, ia mengingat Penciptanya.
Setiap ia sedih, ia bersimpuh di hadapan-Nya.
Jika insan yang lemah ini sudah bisa menggapai derajat istiqamah..
gerak geriknya ingin senantiasa dipersembahkan untuk Allah,
air matanya hanya demi Allah,
senangnya pun dihadapkan untuk Allah,
maka ia menjadi orang yang paling berbahagia.
Iya. Paling bahagia.
dengan samudra cintanya untuk Allah,
gigilan takutnya pada Allah,
dan harapannya yang melangit pada Allah.
Maasyaa Allaah
Ditulis oleh: ustadz hasan al jaizy.
Disalin dari status fb beliau -hafizhahullaah-
Muhasabah diri
semoga bermnafaat ...
jangan lupa dishare yaa jika bermanfaat agar menjadi pahala jariyah kita...
wallohua'lam 🙏
Comments
Post a Comment